MAHABA.sch.id, Semarang – Kabar membanggakan kembali datang dari peserta didik MA Hasyim Asy’ari Bangsri (MAHABA). Delegasi tim riset madrasah berhasil menorehkan prestasi gemilang di ajang bergengsi ASEAN Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair (AISEEF) 2026 yang diselenggarakan di Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, pada 10–12 Februari 2026.
Dalam kompetisi tingkat internasional yang mempertemukan peneliti muda dari berbagai negara ini, tim MA Hasyim Asy’ari Bangsri sukses membawa pulang dua penghargaan sekaligus, yakni satu Gold Medal (Medali Emas) dan satu Silver Medal (Medali Perak).
Keikutsertaan tahun ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi madrasah. Ini merupakan kali kedua MA Hasyim Asy’ari Bangsri berpartisipasi dalam ajang AISEEF. Jika pada debut perdana tim riset madrasah berhasil meraih Medali Perak, tahun ini grafik prestasi melesat naik dengan raihan Emas dan Perak sekaligus.
Kepala Madrasah, H. Zainal Umam, Lc., menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian luar biasa ini.
“Alhamdulillah, selamat dan sukses untuk anak-anakku. Ini adalah bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing di kancah global dengan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Inovasi Teh dari Rumput Laut Raih Emas
Medali Emas berhasil diraih oleh tim yang diketuai oleh Ayesa Aurellya Najma Aulia (XII IPA IMS) dengan judul penelitian “Seamon Tea: Development of Herbal Tea from Ulva sp. and Cinnamon for Cardiovascular Disease Prophylaxis”. Penelitian ini mengembangkan teh herbal dari rumput laut (Ulva sp.) dan kayu manis sebagai upaya pencegahan penyakit kardiovaskular.
Anggota tim peraih emas ini terdiri dari:
- Melani Khoirun Nisa (XI IPA IMS)
- Ekmillana Ilma (X IPA IMS)
- Hilma Nasya Aziza (X IPA IMS)
- Ayesa Aurellya Najma Aulia (XII IPA IMS)
- Izza Qoiatul Mafaza (XII IPA IMS)
Aplikasi AI Deteksi Dini Raih Perak
Sementara itu, Medali Perak dipersembahkan oleh tim yang mengembangkan inovasi teknologi bertajuk “MindDo: An AI-Based Mobile Application for Early Detection of Students’ School Life”. Aplikasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) ini dirancang untuk mendeteksi secara dini kondisi kehidupan sekolah siswa, yang diharapkan dapat membantu konseling siswa.
Tim inovatif ini beranggotakan:
- Fanny Anastasya Putri (XII IPA IMS)
- Alfiani Fatikhatun Najah (XII IPA)
- Zeda Azqia Muwafazah (XI IPA IMS)
- Gerry Yusuf Ivano (X IPA IMS)
- Muhammad Nailul Faiz (X IPA IMS)
Peran Pembimbing
Kesuksesan ini tidak lepas dari tangan dingin para pembimbing yang mendampingi siswa sejak tahap riset hingga presentasi. Tim pembimbing tersebut adalah Ibu Irmey Uli R, S.Pd., Ibu Arinal Hana, S.Pi., dan Ibu Atsania Zahro, M.Ag.

Ibu Irmey Uli R, S.Pd., selaku salah satu pembimbing riset, mengungkapkan bahwa persiapan tim telah dilakukan dengan matang.
“Anak-anak bekerja keras melakukan riset, uji coba, hingga latihan presentasi dalam bahasa Inggris. Kemenangan ini adalah buah dari ketekunan mereka,” ungkapnya.
Mencetak Generasi Peneliti Masa Depan
Keberhasilan tim riset di kancah internasional ini sekaligus menjadi bukti nyata kualitas pendidikan di MA Hasyim Asy’ari Bangsri. Madrasah ini tidak hanya fokus pada pembentukan karakter religius yang kuat, tetapi juga menyediakan ekosistem yang mendukung pengembangan minat, bakat, dan nalar kritis siswa di bidang sains dan teknologi.
Bagi masyarakat luas yang ingin putra-putrinya menjadi bagian dari tradisi prestasi ini dan siap bersaing di era global, Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Tahun Ajaran 2026/2027 telah dibuka. Informasi lengkap mengenai pendaftaran dan profil keunggulan madrasah dapat diakses melalui laman resmi ppdb.mahaba.sch.id.
Mari bergabung dan ukir prestasi mendunia bersama MA Hasyim Asy’ari Bangsri. MAHABA JUARA!




